Minggu, 25 Januari 2015

Goresan Pena Srikandhi



Menepis Sekat

Merantau di pulau sebrang berharap pulang ku akan membawa sekarung ilmu .Tak peduli apa yang mereka bilang,jikalau tekad telah mebulat lisanpun tiada akan menjadi alasan penggugat .Bagai lahir ke dunia baru ,tiada mengenal sesama ataupun adat .Rasa canggung seakan terkadang  datang menyekap dalam kesunyian langkah yang tiada tau arah .

Namun sekejap  semua berubah ,ketika tanggung jawab memaksa datang untuk merapat .Canda dan tawa terikat oleh satu rasa yang datang tiada terduga ,seakan menepis sekat di antara kita.Terkadang dalam hati  seiring datang bertanya ,apakah ini hanyalah mimpi di siang bolong ataukah roda waktu berputar begitu cepat ?. Sejenak terkadang aku tak tahu sedang berada di dunia mana.Akankah semua berhenti disini atau bahkan waktu mengizinkan untuk menemui rasa yang sama di hari esok.

Entahlah…
Aku tidak pernah tahu akan jawabanya .Jikalau mungkin  bintang malam ini berusaha membisikanya di telingaku ,mungkin aku akan berusaha berpura-pura untuk tak mendengar .Karena aku terlalu takut bila kenyataan yang di tawarkan oleh waktu tiada akan pernah datang lagi untuk berpihak.Terimakasih untuk semua kolaborasi rasa yang telah kau beri hari ini,ku harap ku takkan menemukan tanda titik dibalik cerita kecil yang sederhana ini .Cukuplah tanda koma untuk menyambung rasa peduli yang takkan pernah mati.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar