Goresan 24
Tokoh
Pengganti
Entah apa yang ada di dalam benaknya ketika ia kembali pada
alur cerita yang sama, atau bahkan judul yang tetap egois mempertahankan
dirinya sendiri. Bagai tupai yang telah
jatuh namun masih tetap memilih untuk memberanikan diri melewati lubang yang
sama. Kali ini alurnya tak jauh berbeda, hanya saja tokoh utama dalam ceritanya
berubah. Pelukan itu, detak jantung yang
memiliki iramanya sendiri, bahkan
rahasia kotak Tuhan yang berdinding batu bata ini masih tetap menyediakan
kenyamanan yang tiada duanya.
Sekejap semuanya berubah ketika sekelebat bayangan tokoh lama
muncul dalam ingatan. Tokoh lama yang mungkin tetap mengabadikan dirinya pada
ruang yang tersusun atas serat-serat lembut yang mudah rusak dan putus ketika
keinginan tak sejalan dengan kenyataan yang ada.
Bagai ingin mendekap jiwa yang sama namun dalam raga yang
berbeda. Meskipun debarnya sama , namun satu hal yang ku tahu, jika ia tak
benar-benar menginginkan kehadirannya.
Tuhan hentikan para iblis yang mengamini kisahnya……
**************************