Selasa, 24 November 2015




Goresan 24


Tokoh Pengganti

Entah apa yang ada di dalam benaknya ketika ia kembali pada alur cerita yang sama, atau bahkan judul yang tetap egois mempertahankan dirinya sendiri.  Bagai tupai yang telah jatuh namun masih tetap memilih untuk memberanikan diri melewati lubang yang sama. Kali ini alurnya tak jauh berbeda, hanya saja tokoh utama dalam  ceritanya berubah. Pelukan itu, detak jantung yang memiliki iramanya sendiri,  bahkan rahasia kotak Tuhan yang berdinding batu bata ini masih tetap menyediakan kenyamanan yang tiada duanya.


Sekejap semuanya berubah ketika sekelebat bayangan tokoh lama muncul dalam ingatan. Tokoh lama yang mungkin tetap mengabadikan dirinya pada ruang yang tersusun atas serat-serat lembut yang mudah rusak dan putus ketika keinginan tak sejalan dengan kenyataan yang ada.


Bagai ingin mendekap jiwa yang sama namun dalam raga yang berbeda. Meskipun debarnya sama , namun satu hal yang ku tahu, jika ia tak benar-benar menginginkan kehadirannya.
Tuhan hentikan para iblis yang mengamini kisahnya……


                                                **************************  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar